Berakhirnya pekan Ujian Tengah Semester (UTS) ganjil senantiasa menjadi momen yang paling dinantikan oleh para siswa SMP Terpadu Al Muttaqin. Bukan sekadar karena terlepas dari ketegangan rutinitas akademik, tetapi juga karena hadirnya tradisi Class Meeting yang semarak. Tahun ini, kegiatan pasca-ujian tersebut dikemas dalam bentuk Pekan Olahraga dan Solidaritas internal yang dirancang khusus untuk melepas penat sekaligus mempererat tali persaudaraan. Selama tiga hari berturut-turut, area lapangan utama SMP Terpadu Al Muttaqin dan Gor Desa Kondangsari menjadi arena kompetisi eksklusif antarkelas. Karena murni bersifat internal dan tidak melibatkan sekolah lain, suasana pertandingan terasa jauh lebih hangat, penuh keakraban, dan menjadi perayaan murni bagi keluarga besar sekolah.


Dalam penyelenggaraan Class Meeting kali ini, panitia menghadirkan empat cabang perlombaan yang siap memacu adrenalin dan menyatukan setiap kelas. Pertandingan futsal dipastikan menjadi pusat perhatian utama yang mengundang gemuruh dukungan dan yel-yel kebanggaan dari para suporter di pinggir lapangan. Sementara itu, kejuaraan bulu tangkis dan tenis meja menjadi ajang pembuktian ketangkasan, fokus, serta kematangan teknik dari masing-masing delegasi. Sebagai daya tarik tambahan yang unik dan menyegarkan, kompetisi panco turut dihadirkan. Cabang adu kekuatan lengan ini digelar secara sportif di bawah pengawasan wasit, memberikan tontonan yang mendebarkan sekaligus sarat akan gelak tawa bagi seluruh penonton.


Lebih dari sekadar mengejar medali atau perebutan gelar juara kelas terbaik, ajang internal ini merupakan wadah penting untuk membangun karakter luhur para pelajar SMP Terpadu Al Muttaqin. Melalui setiap tendangan di lapangan futsal, smes di jaring bulu tangkis, hingga adu daya tahan di meja panco, para siswa belajar secara langsung tentang pentingnya bermain jujur, meredam ego, dan merayakan kebersamaan di atas persaingan. Kegiatan ini menjadi katup pelepas stres yang sempurna, memastikan seluruh siswa siap kembali menyambut kegiatan belajar mengajar dengan pikiran yang lebih segar dan ikatan pertemanan yang semakin solid.




